JSN ImageShow - Joomla 1.5 extension (component, module) by JoomlaShine.com

Pikirkanlah

Always listen to the experts. They'll tell you what can't be done and why. Then do it. - Robert Heinlein

Home arrow Forum
Forum SATI
Welcome, Guest
Please Login or Register.    Lost Password?
Re:SIAPA PENULIS INJIL? (1 viewing) (1) Guest
Go to bottom Post Reply Favoured: 0
TOPIC: Re:SIAPA PENULIS INJIL?
#17
Max Lawalata (User)
Fresh Boarder
Posts: 4
graphgraph
User Offline Click here to see the profile of this user
SIAPA PENULIS INJIL? 3 Years, 3 Months ago  
Data di bawah ini disajikan kepada saya dalam sebuah forum diskusi.
..................
Prof. E.P. Sanders dalam bukunya The Historical Figure of Jesus halaman 63-64:

"We do not know who wrote the gospels.... Present evidence indicates that the gospels remained unfitted until the second half of the second century. I have summarized this evidence elsewhere...The gospels as we have them were quoted in the first half of the second century, but always anonimously. . Names suddenly appear about the year 180."

(Kita tidak tahu siapa yang menulis Injil-injil..... Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa Injil-injil tetap tidak memiliki nama sampai pada tahun 150an. Saya telah memeriksa bukti-buktinya di mana-mana. Injil-injil sebagaimana yang kita miliki telah dikutip sebelum tahun 150an, tetapi tanpa nama... Nama-nama penulis tiba-tiba muncul sekitar tahun 180)

Mereka ini adalah orang-orang Romawi pengikut Paulus yang menulis Injil bukan untuk bacaan umat Yahudi (umatnya Yesus) tetapi untuk kepentingan orang-orang Romawi penganut filsafat Yunani.

Sebenarnya ada lebih 300 Injil yang berbeda-beda yang tersebar di masing-masing gereja tanpa diketahui siapa penulisnya.

Pemberian nama-nama Injil baru dilakukan tahun 180 demi kepentingan mempertahankan Injil-injil yang diinginkan untuk masuk dalam kanonisasi Alkitab.

Jadi kalau pembaca melihat nama Matius dan Yohanes, jangan sekali-kali membayangkan bahwa Injil yang mencantumkan nama mereka adalah tulisan mereka. Ini hanyalah sekedar upaya Gereja mencatut nama mereka agar sidang kanonisasi mau menerimanya masuk dalam Alkitab.

Ini dijelaskan pula oleh Professor Alvar Ellegard, dari University of Guteborg, Sweden dalam bukunya Jesus, One Hundred Years before Christ, halaman 188:

"Thus we can only conclude that ascribing the authorship of the Gospels to a certain of Jesus' disciples was a step taken towards the mid- second century AD by member of the Church who, like Papias and Justin, were eager to find - or indeed fabricated -support for the view that the Gospels they chose to accept as canonical were the memories of Jesus' contemporaries"

(Dengan demikian kita hanya dapat menyimpulkan bahwa dengan mencatut nama- nama murid-murid Yesus sebagai penulis Injil-injil adalah suatu langkah yang diambil menjelang tahun 150an oleh para pemimpin Gereja yang, seperti Papias dan Justin, sangat bersemangat untuk memperoleh - atau benar- benar memalsukan - dukungan agar orang berpendapat bahwa Injil-injil yang mereka pilih sebagai kitab suci tersebut adalah tulisan mereka yang sezaman dengan Yesus)

Dengan mencantumkan nama murid-murid Yesus berarti Injil tersebut harus diterima karena ditulis oleh murid Yesus atau saksi mata kehidupan Yesus.

Demikian pula Gereja, tetap saja menyembunyikan kepada jemaat mereka kenyataan bahwa Injil yang mereka pilih sesungguhnya bukan hasil kerja murid-murid Yesus. Ini dijelaskan pula secara detail oleh Herman Hendrickx dalam bukunya From One Jesus, to four Gospels.

Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Spong dalam bukunya Why Christianity Must Change or Die, halaman XV:

"I contended that the authors of the synoptic Gospels, Matthew, Mark, and Luke, were not eyewitnesses, nor were these Gospels even based primarily on eyewitness memories of the life of Jesus."

(Saya yakin bahwa para penulis Injil-injil Matius, Markus dan Lukas, bukanlah saksi mata, dan bahkan Injil-injil ini malah tidak didasarkan pada catatan-catatan para saksi mata kehidupan Yesus)

--------------

Saya butuh bantuan anda, khususnya para ahli PB. Tq.

ONLY for His glory
Max Lawalata
 
Report to moderator   Logged Logged  
  The administrator has disabled public write access.
#20
Ekaputra Tupamahu (Admin)
Admin
Posts: 7
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Male ἐν χριστῳ Location: Malang
Re:SIAPA PENULIS INJIL? 3 Years, 2 Months ago  
Bung Max,

Mungkin kita perlu melihat data historis terlebih dahulu. Jangan terburu2 terpana dengan kutipan2 lepas dari para pakar seperti itu, tanpa mengetahui argumentasi mereka seperti apa.

Sebenarnya dari penjelasan anda di atas, ada kesimpulan sederhana yang saya bisa ambil, yaitu Injil-Injil tidak ditulis pada abad pertama, tetapi sesudah abad pertama. Injil-Injil itu merupakan tulisan-tulisan 'pseudographia' (tulisan2 dengan nama orang lain).

Pertanyaan yg kita perlu ajukan adalah apakah benar demikian? Apakah bukti2 menunjukan demikian?

Memang benar, nama2 Injil-Injil itu baru ada pada manuskrip2 lebih muda. Tetapi apakah itu menunjukan bahwa Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes bukan penulis Injil? Saya pikir mungkin tidak harus demikian kesimpulannya.

Irenaeus yang hidup pada pertengahan abad ke-2 (130an), pernah menulis "sekarang Matius mempublikasikan juga sebuah kitab Injil di antara orang-orang Ibrani dalam dialeknya sendiri, sementara Petrus dan Paulus berkhotbah di Roma dan mendirikan gereja di sana." Jika Irenaeus telah mengenal Injil ini, itu berarti bahwa dokumen ini sudah cukup beredar dan dikenal oleh orang-orang Kristen pada waktu itu. Ingat pada waktu itu mereka belum ada Internet atau mesin fotocopy atau fax atau telpon, jadi penyebaran suatu dokumen tidak akan secepat yang kita bayangkan sekarang. Jika demikian, maka sudah tentu kemungkinan paling besar Matius sudah ada sejak sekitar abad pertama. Menariknya Injil Matius juga sudah dikutip oleh Ignatius yang hidup sekitar tahun 100an. Selain itu, dokumen Kristen kuno 'didache'pun (akhir abad I, sekitar tahun 95an) sudah memuat kutipan2 dari Injil Matius. Itu berarti tidak mungkin Matius ditulis pada abad kedua.

Memang nama Injil itu baru diberi pada abad kedua atau ketiga. Tetapi itu hanya sekedar nama sebuah dokumen. Dokumen itu sendiri sebenarnya sudah ditulis sejak abad pertama. Bagi saya, nama itu merupakan pengakuan gereja akan tulisan tersebut.

Saya tidak mungkin mendiskusikan satu per satu penulisan Injil-Injil, tetapi kasus Injil Matius ini menunjukan bahwa sebenarnya kesimpulan2 para pakar perlu untuk kita kaji secara kritis dan terbuka.

Dari bacaan2 saya, saya melihat bahwa hanya sedikit saja (minoritas) pakar PB yang percaya bahwa Injil-Injil kanonik ditulis sesudah abad pertama. Mayoritas mereka percaya bahwa the gospels are first century documents.

Perdebatan yang lebih seru di antara para pakar Perjanjian Baru sebenarnya bukan apakah Injil-Injil ini ditulis abad pertama atau kedua. Para pakar banyak yang mempertanyakan apakah benar gambaran-gambaran Yesus dalam Injil-Injil sama dengan pribadi historical Jesus yang hidup pada permulaan abad pertama itu?

blessings,
ET
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
  The administrator has disabled public write access.
#21
Ekaputra Tupamahu (Admin)
Admin
Posts: 7
graph
User Offline Click here to see the profile of this user
Gender: Male ἐν χριστῳ Location: Malang
Re:SIAPA PENULIS INJIL? 3 Years, 2 Months ago  
Bung Max,

Ada satu lagi yg saya pikir perlu saya kemukakan disini. Injil Matius, Markus dan Lukas sebenarnya cukup diterima luas sebagai dokumen-dokumen abad pertama. Tetapi yang sangat diperdebatkan adalah Injil Yohanes. Semenjak ditemukannya perpustakaan Nag-Hamaddi, para pakar mulai lebih dalam mengetahui ajaran-ajaran gnostik yang berkembang sekitar pertengahan abad kedua.

Nah, melihat gambaran2 dualisme yang terdapat dalam Injil Yohanes, beberapa ahli PB mulai berpikir bahwa kemungkinan Injil Yohanes ini sudah sangat dipengaruhi oleh konsep-konsep gnostik. Jika demikian, maka tidak mungkin ini adalah dokumen abad pertama, karena gnosticism baru muncul sekitar pertengahan abad kedua.

Namun, beberapa waktu yang lalu ditemukan sebuah fragmen Injil Yohanes pasal 8 dalam bentuk Papirus. Nama Papirus itu adalah John Rylands papyrus (P52) yang diperkirakan berasal dari sekitar permulaan atau parohan pertama abad kedua. (jika tertarik dengan manuskrip ini, baca lebih lanjut disini http://en.wikipedia.org/wiki/Rylands_Library_Papyrus_P52)

Jika papyrus potongan Injil Yohanes ini sudah ada di Mesir sekitar permulaan abad kedua, maka kemungkinan besar Yohanes menuliskannya di Efesus sekitar parohan kedua abad pertama. Ini merupakan bukti fisik yang diangkat oleh banyak sekali pakar PB masa kini untuk membuktikan bahwa sebenarnya Injil Yohanes tidak mungkin ditulis pada abad kedua.

blessings,
ET
 
Report to moderator   Logged Logged  
 
  The administrator has disabled public write access.
Go to top Post Reply
Powered by FireBoardget the latest posts directly to your desktop

Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti
Jl. Raya Karanglo 94-103
PO Box 58
Malang - Jawa Timur
INDONESIA 65100

Committed to Excellence and Relevance
Hubungi Kami
Telp. (0341) 492463; 484896
Fax. (0341) 416225; 484892
Registrar STT Sati: Pdt. Feri Andrias
  Email Kantor Registrasi This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Free Joomla Templates