Selamat datang di Website SATI!

Gatut BudiyonoKami senang mendengar ketertarikan anda terhadap STT Satyabhakti.  SATI ditempatkan Allah sebagai bagian yang sangat penting dalam tubuh Kristus untuk membentuk serta mendidik hamba-hamba Tuhan yang efektif dalam pelayanan.

Latest News

STT SATI baru saja menerima mahasiswa/mahasiswi baru yang akan menempuh pendidikan di SATI.  Mahasiswa/mahasiswi baru angkatan 2014 berjumlah 33 orang yang berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda.  Saat ini mereka sedang mengadakan LBC (Leadership Boot Camp) yang diadakan di Bromo, mulai tanggal 19-21 Agustus 2014.  LBC tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya...

Read more...

Visi

Menjadi Sekolah Tinggi Teologi Pentakosta-Kharismatik yang menghasilkan lulusan yang unggul dalam mutu di tingkat nasional dan regional serta relevan dengan perkembangan zaman.

Misi

  1. Meningkatkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memiliki reputasi nasional dan regional serta beridentitas Pentakosta-Kharismatik.
  2. Menuntaskan proses menjadi Sekolah Tinggi Teologi yang mandiri dan memiliki tata kelola yang baik.

Motto

"Committed to Excellence and Relevance"

Falsafah

Falsafah Pendidikan Sekolah Tinggi Teologi Satyabhakti (STT SATI) ialah mempersiapkan orang-orang yang terpanggil menjadi pelayan Injil untuk memberitakan Injil Tuhan Yesus Kristus dan mendirikan Sidang Jemaat-Nya berdasarkan Alkitab; menyediakan pendidikan teologi yang Alkitabiah sesuai dengan pengakuan iman Gereja Sidang-sidang Jemaat Allah (GSJA) di Indonesia.

Tujuan

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah ini, seharusnya mahasiswa dapat:

  1. Mendemonstrasikan ketaatan pada Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus untuk “menjadikan segala bangsa murid-murid-Nya” (Matius 28:18-20).
  2. Menunjukkan suatu hubungan pribadi yang dinamis dengan Allah.
  3. Memanifestasikan karakter, sikap dan gaya hidup sesuai dengan teladan Kristus.
  4. Mendemonstrasikan kecakapan dalam kepemimpinan dan pelayanan gerejawi yang diberdayakan oleh Roh Kudus.
  5. Memiliki pengetahuan Alkitab, teologi, pelayanan, dan pengetahuan umum demi mendukung pelayanan yang efektif.
  6. Menunjukkan kehausan dan kesanggupan untuk belajar seumur hidup.